Pengertian dan Hukum Shalat Tarawih

layananseomurah
layananseomurah
Pengertian dan Hukum Shalat Tarawih - Bulan Ramadhan adalah bulan yang banyak ditunggu oleh umat islam diseluruh dunia. Selain dikarenakan datangnya yang hanya 1 bulan sekali dalam setahun, bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang penuh berkah, dimana barangsiapa yang mengerjakan banyak ibadah dan amalan-amalan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT pahalanya, bulan Ramadhan juga bulan penuh ampunan sehingga sebaiknya umat islam berlomba-lomba memperbanyak ibadah pada bulan ini. Ketika bulan Ramadhan tiba, di setiap malam setelah melakukan ibadah shalat isya terdapat shalat yang akan kita temukan hanya di sepanjang bulan Ramadhan, yakni shalat tarawih. Shalat tarawih tidak akan kita temui atau tidak boleh dikerjakan di bulan lain selain bulan Ramadhan.

Salat tarawih ini hukumnya sunah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, artinya shalat tarawih ini sangat dianjurkan untuk dilakukan di malam hari bagi mereka yang berpuasa Ramadhan di siang harinya, bila mengerjakan shalat tarawih di bulan Ramadhan tentunya akan menambah dan melengkapi pahala ibadah kita di bulan Ramadhan, namun bila tidak dikerjakan atau lupa dikerjakan hal ini tidak akan menimbulkan dosa. Dalam hadist nabi dikatakan “Sesungguhnya Allah telah memfardhukan puasa Ramadhan dan aku telah mensunahkan qiyamnya (shalat di malam harinya). Karena itu, barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dan shalat di malam harinya karena iman dan ihtisab (mengharapkan pahala dan ridho dari Allah SWT), maka keluarlah dosanya sebagaimana pada hari dia dilahirkan oleh ibunya” (HR. Bukhari, Abu Daud, Muslim dan Tirmidzi).

Shalat tarawih ini dapat dilakukan secara sendiri (munfarid) maupun secara berjamaah tergantung keinginan yang mengerjakannya.

Waktu dimulainya shalat tarawih adalah setelah dilakukannya shalat isya hingga masuknya waktu fajar. Rakaat shalat tarawih yang pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW adalah 8 rakaat, namun beberapa ulama dan juga Umar bin Khattab pernah mengerjakan shalat tarawih sebanyak 20 rakaat, sehingga baik 8 maupun 20 rakaat boleh dilakukan oleh para umat islam, ditambah dengan 3 rakaat shalat witir sehingga menjadi 11 atau 23 rakaat pengerjaannya. Karena shalat tarawih ini hanya bisa dilakukan di bulan Ramadhan, maka sudah seharusnya umat islam dapat memanfaatkan dan mengerjakan sebulan penuh shalat sunah malam ini sebagai penambah dan pelengkap pahala di bulan Ramadhan.

https://ilmudasar.id/pengertian-shalat-tarawih/
http://iklanvirus.com/blog/pengertian-shalat-tarawih/
http://raleighdowntowner.co/hukum-dan-syarat-sholat-tarawih/
Sign In or Register to comment.
© Copyright 2015. Turn Games Technologies. Powered by Vanilla